|
Matius 2 : 10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Pada liburan kemarin, aku dan anak-anakku serta adikku dan keluarganya, pergi bersama-sama ke Jakarta. Kami memang berencana untuk menghabiskan liburan kami di Jakarta karena anak-anak kami ingin pergi bermain di beberapa tempat di sana.
Dengan bersemangat kami berangkat pagi-pagi dan langsung menuju jalan tol Cipularang yang akan membawa kami ke sana.
Di sepanjang perjalanan kami mendiskusikan jadwal perjalanan kami dan merencanakan bagaimana pergi ke tempat-tempat yang kami inginkan, karena ada beberapa tempat yang kami tidak terlalu yakin lokasinya, karena kami memang belum pernah ke daerah sana sebelumnya.
Namun adikku mengatakan dengan yakin bahwa kami tidak perlu khawatir, karena dia membawa GPS miliknya yang sangat akurat dalam menunjukkan jalan. Oke pikirku. Hatiku merasa tenang mendengarnya dan merasa yakin dengan jawaban itu.
Begitu memasuki dalam kota Jakarta, kami memang sudah membutuhkan bantuan GPS itu karena jalanan yang begitu panjang dan banyak patahan sehingga membingungkan kami. Sedangkan daerah yang kami tuju adalah daerah asing yang belum pernah kami jajaki sendiri sebelumnya. Kalaupun kami pernah ke sana, maka itu sudah bertahun-tahun yang lalu, dan sekarang kondisinya benar-benar sudah berubah sehingga sama sekali asing bagi kami.
Bersyukur dengan teknologi yang canggih di jaman ini, GPS itu benar-benar berguna. Suara komputer yang memandu kami itu benar-benar akurat dan sangat membantu. Jadilah kami terus bergantung pada alat itu untuk menemukan lokasi yang kami tuju.
Dengan kata lain, memiliki ‘tujuan’ dalam hidup kita ternyata barulah satu permulaan. Itu belum apa-apa. Karena jika mempunyai tujuan, tapi kita tidak tahu bagaimana memulai dan tidak tahu arah perjalanan itu, maka tentunya akan membuat hidup menjadi berat.
Kita membutuhkan satu direction/arahan dalam mencapai tujuan itu. Kemana akan memulainya, ke kiri? Atau ke kanan? Lurus? Atau belok?
Sebuah Peta memang bisa membantu, namun memiliki sebuah PETA saja belum membantu seluruhnya. Karena PETA melukiskan begitu banyak jalanan dan daerah yang sangat semrawut. Jika kita belum pernah ke daerah tersebut, maka gambaran jalan-jalan di PETA tersebut malah akan membuat kita semakin pusing melihatnya. Perlu seseorang yang membantu mengarahkan perjalanan kita tersebut. Kita butuh sebuah GPS yang akan memandu.
Dan aku yakin, setiap kita memerlukan panduan tersebut dalam mencapai tujuan hidup kita. Memiliki cita-cita adalah satu hal, tapi memulai perjalanan dan mencari cara untuk mencapainya itu adalah hal lain lagi. Dari sekian banyak pilihan dan alternatif pilihan, maka sangat diperlukan untuk menentukan arah perjalanan kita.
|