Home Artikel Rohani
Kain dan Habel PDF Print E-mail
Written by Paulin Pravita   
Saturday, 14 June 2008 07:53

Apa yang bisa kita pelajari tentang Kain dan Habel ?

Dari cerita Kain dan Habel , hari ini saya akan membahas 2 topik , yaitu :

  • Kita dapat mempelajari tentang Persembahan
  • Kita dapat mempelajari tentang dosa beranak dosa beranak dosa beranak dosa.
Last Updated on Saturday, 14 June 2008 07:56
Read more...
 
GOD’S VESSEL PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Saturday, 24 December 2011 08:00

Lukas 1 : 38 Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

“Oeeeeeekkkk.....oeeekkk...”begitulah biasanya tangisan bayi yang pertama kali menghirup udara dunia ini. Setelah sembilan bulan  terkurung dalam ‘rumah’ pribadinya, tidak ada yang mengganggu, tidak ada aktivitas lain selain berputar-putar dalam ‘kurungan’ itu, sekarang tiba-tiba ia harus menatap sinar terang dan mendengar suara gaduh lain. Uuuuuhhh...!!!!

Dan bagi orang tuanya, teriakan bayi itu artinya sebuah tombol ON besar sudah menyala dan...tidak ada waktu untuk mengembalikannya. Karena di sebelah tombol itu tidak ada tombol OFF sama sekali. Artinya...terlambat untuk membatalkannya. Mau tidak mau, suka tidak suka, mereka harus menerima kehadiran ‘buntelan’ kecil itu.

Buat aku dan suamiku, saat itu adalah saat yang sangat membahagiakan dan memang kami nanti-nantikan. Tapi buat yang lain, siapa yang tahu? Masing-masing tentunya punya problem sendiri tentang hal ini, dan kami tidak berhak menghakimi atau mengajari harus ini dan itu.

Ketika Jonathan kecil ada dipangkuanku, masih segar dalam ingatanku bagaimana kami, aku dan suamiku, begitu kagum akan penciptaan Allah yang begitu sempurna. Wajahnya yang begitu tampan, bibirnya yang kecil tersenyum manis dalam dekapanku. Matanya tertutup rapat menikmati kehangatannya, sambil ke dua tangannya mengepal, tampak jari-jarinya yang kecil dan lucu. Tubuhnya memancarkan keharuman khas bayi. Aku suka mencium bayi. Harum dan memberi sensasi tersendiri. Rasa sayang akan mengalir begitu saja tanpa bisa ditahan.

Setiap kali perawat di rumah sakit itu mengantar bayiku ini ke kamarku, maka aku akan berlama-lama mendekapnya dan menciuminya. Dan seperti mengetahui rasa sayang kami, Jonathan kecil pun akan memberikan senyuman yang manis. Sangat menyenangkan rasanya. Dan aku benar-benar merasa tidak rela ketika perawat datang dan mengambilnya untuk dimasukkan kembali ke ruang bayi yang ada di rumah sakit tersebut. Ada perasaan kehilangan, walaupun sebenarnya aku tahu bayi itu akan dibawa ke tempat yang aman dan nyaman baginya.

Dan di saat Natal ini tiba, aku mencoba memahami hati dari seorang ibu yang mengandung bayi Natal itu. Maria.

Read more...
 
Menara Babel PDF Print E-mail
Written by Paulin Pravita   
Saturday, 14 June 2008 07:46

Setinggi apakah menara yang kamu buat ?

 

 

Minggu-minggu ini saya bersyukur pada Tuhan, karena Dia Allah yang setia , yang mengajarkan pada kita, kebenaran sejati yang membuat kita berjalan dalam jalanNya. Karena JalanNya itu benar dan menyelamatkan kita.

 

Minggu ini, saya diberikan hikmat untuk melakukan beberapa hal, yang saya piker saat itu adalah proyek yang bagus untuk kemajuan perusahaan saya. Saya juga kadang dalam hati sangat bangga dengan pekerjaan yang saya lakukan sekarang,dan malah lebih menjurus ke tinggi hati. Saya piker, wah saya anak Tuhan yang baik nih, karena setiap hari melayani Tuhan. Tapi puji Tuhan karena Tuhan membawa saya mereenungkan tentang menara babel. Ketika saya berpikir tentang rancangan saya sendiri , ada sesuatu daalam hati saya yang berkata,”Paulin jangan-jangan kamu sedang mendirikan menara Babel.”

 

Minggu ini saya berpikir bagaimana supaya perusahaan saya memiliki kuasa dan pengaruh yang  besar di kota kami, Bagaimana cara mendoktrin mereka supaya menjadi pengikut kami. Bagaimana caranya untuk memanipulasi orang untuk menjaring orang yang lemah hati untuk menjadi pengikut kami. Lalu ada dalam hatiku ada yang berbicara, “Paulin, berhati-hatilah kamu sedang membuat menara Babel.”

 

Lalu saya sangat bangga karena banyak orang yang berkata pada saya, Wah kamu luar biasa, masih muda tapi sudah dipercayakan pekerjaan besar,.Wah aku dari luar bisa bilang, “Wah itu kasih karunia Tuhan.”Tapi Tuhan tau kedalaman hati kita, yang sebenarnya berkata “Iya ini kan gara-gara aku tekun nih selama ini.”.Tapi puji Tuhan, Dia Allah yang setia, Dia berkata, “hati-hatilah Paulin, menara apa yang kamu buat, menara kamu, yang ujungnya sampai ke langit, sama seperti menara babel?”
Read more...
 
KITA MEMANG TIDAK TAHU PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Wednesday, 21 December 2011 08:11

Pengkhotbah 10:14 Orang yang bodoh banyak bicaranya, meskipun orang tidak tahu apa yang akan terjadi, dan siapakah yang akan mengatakan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?

Ada banyak hal yang kita tidak tahu. Kita tidak akan pernah tahu kapan datangnya untung, dan kapan datangnya malang. Kita juga tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, bahkan siang atau malam hari ini. Kita juga tidak tahu mengapa pasangan kita mengambil keputusan seperti itu atau mengatakan hal tersebut.

Demikian juga kita tidak tahu kenapa teman-teman kita berlaku aneh atau begitu bergembira hari ini, mengapa anak-anak kita tiba-tiba menjadi pendiam, atau sebaliknya menjadi begitu bergembira dan berteriak-teriak tak terkendali?

Kita juga tidak tahu kapan akhirnya visi dan mimpi kita benar-benar tercapai, memenuhi semua harapan dan keinginan kita. Tidak ada yang tahu dan tidak ada yang bisa memberi tahukannya. Yang bisa kita lakukan hanyalah tetap tinggal percaya di dalam namaNya.

Read more...
 
BEBAS DARI HUTANG PDF Print E-mail
Written by Kurniawan   
Saturday, 22 March 2008 05:43
Prinsip-prinsip rohani tidak bisa diabaikan. Iman, ketaatan, memberi kepada Allah yang menjadi hak Allah, memberi kepada orang miskisn, memberi pada gereja, dan melakukan prinsip yang alkitabiah akan membantu Anda menata keuangan anda dan meraih hidup yang bebas dari hutang.

 

Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas; kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang! (Hagai 1: 6)

 

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

 

Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. (Maleakhi 3: 10-11)

 

Last Updated on Monday, 05 May 2008 23:06
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 27
Designed by vonfio.de