Home Artikel Rohani Column By Sariwati BERSAKSI DAN JADILAH TERANG
BERSAKSI DAN JADILAH TERANG PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Saturday, 09 August 2008 02:43

I Petrus 2 : 9-10  “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.”

                Anda dan saya tidak mengenal Tuhan pada awalnya. Anda dan saya bukan umat Allah pada mulanya. Dahulu, tidak ada yang mengasihani kita. Dunia ini mengikat kita dengan keserakahan, kejahatan dan kesakitan, supaya kita akhirnya terhilang dalam kebinasaan, karena dunia itu sendiri memang sedang berlalu dalam kebinasaan. Dan ketika dunia itu lenyap, dia mau pergi sambil menyeret banyak orang ikut bersamanya. Wahyu 12:4  Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.

                Naga itu, sang penguasa kegelapan di dunia ini, tidak akan menyerah begitu saja pada kekalahannya. Dia tahu, bahwa ketika Tuhan Yesus disalibkan dan akhirnya bangkit dari kematian, sesungguhnya Dia sudah mengalahkan kuasa si iblis. Dan sejak saat itu, maut itu sudah tidak ada sengatnya lagi. Tapi dia belum menyerah. Karena itu dia masih terus melanjutkan usahanya. Dia terus berupaya untuk terus menyeret banyak manusia ke dalam kebinasaan bersamanya di dalam kematian yang kekal, kematian yang sesungguhnya. Dia tahu, masih banyak celah bagi dia untuk melanjutkan usahanya sampai waktu kedatangan Yesus yang ke dua kali itu tiba. Setiap waktu dia mengisinya dengan tak jemu-jemu mangganggu setiap manusia di dunia ini. Dan sasarannya yang utama adalah anak-anak Tuhan.

                Naga itu tahu, bahwa yang dapat diselamatkan hanyalah mereka yang bukan sekedar percaya kepada nama Yesus, karena iblis juga percaya kepada Yesus tapi ia gemetar ketakutan mendengar namaNya. Jadi mereka bukan hanya sekedar harus percaya, tapi juga harus yang menerima Yesus ke dalam hati mereka. Itulah syarat yang ditentukan Tuhan bagi setiap manusia. Dan naga itu tahu persyaratan itu. Karena itu, selagi masih ada waktu dia terus berusaha untuk mencegah setiap manusia untuk mengundang Yesus masuk ke dalam hatinya. Dan bukan hanya itu, dia juga bahkan masih berusaha agar mereka yang sudah menyerahkan hidup mereka ke dalam nama Yesus sekalipun, terus diganggu agar mereka sekiranya mungkin akan menjadi murtad dan akhirnya melepaskan kepercayaan mereka.

                Celah ini masih berlaku hingga saat ini. Dan hanya bisa ditutupi jika setiap kita yang sudah berada di dalam kumpulan anak-anak Tuhan, mau ambil bagian dalam mengabarkan Injil Kabar Baik itu. Dan setiap orang yang berhasil diselamatkan tentu akan semakin memperkecil celah yang ada itu. Jadi, saat ini sebenarnya kita sedang berlomba dengan waktu, karena semakin banyak kita membuang waktu, maka artinya kita membuat naga itu semakin banyak menyeret orang-orang ke dalam kematian kekal itu. Dan celakanya, jangan-jangan...diantara begitu banyak orang yang terseret itu, maka ternyata ada orang-orang yang begitu dekat dengan kita. Mungkin mereka itu orang tua kita, adik atau kakak kita, saudara-saudara kita, sahabat-sahabat kita, kenalan kita, tetangga kita, dan bahkan mungkin kekasih kita atau suami atau istri kita dan anak-anak kita. Jangan biarkan hal itu terjadi. Sebelum dia melakukannya, lebih baik kalau kita bergerak lebih dulu memenangkan mereka buat Tuhan. Ingat, kita berlomba dengan naga itu, dan waktu kita sudah semakin sedikit.

                Jangan terintimidasi oleh iblis. Kita adalah anak-anak Tuhan yang sudah ditebus oleh darahNya yang kudus. Dia sudah mengangkat kita menjadi anak-anakNya, jadi barang siapa yang percaya dan menerima Dia dalam hati, maka dia adalah anak-anak Allah. Dan sebagai bagian dari keluarga Allah, maka kita punya banyak fasilitas yang bisa kita gunakan di dalam nama Yesus. Tapi jelas bahwa kita juga punya kewajiban. Dan kewajiban kita adalah menceritakan perbuatan-perbuatan  besar dari Allah kita, yang telah Dia perbuat kepada kita. Dia sudah memanggil kita dari gelap kepada terang. Dan perbuatanNya itu amat dahsyat, layak untuk diceritakan kepada banyak orang.

                Dan sebenar-benarnya kalau dikatakan bahwa kita yang sudah dipanggil dari gelap kepada terangNya yang ajaib untuk memberitakan perbuatanNya yang besar, maka itu artinya bahwa setiap kita akan mempunyai pengalaman bersama Dia lebih dahulu untuk bisa dibagikan dan diceritakan kepada semua orang yang kita temui. Dan melalui kesaksian kita itu, maka banyak orang akan bisa mendengar tentang kebaikan Tuhan. Banyak orang bisa mengenal Tuhan dan bahkan akhirnya mau menjadi percaya dan menerima Dia dalam hidup mereka. Hasilnya pasti luar biasa.

                Jadi, jangan khawatir jika anda mau bersaksi. Banyak orang berpikir bahwa untuk bersaksi itu artinya mereka harus memiliki suatu pengalaman yang dahsyat bersama Tuhan,sehingga malah akhirnya menahan mereka untuk berbuat lebih banyak untuk Tuhan. Padahal, pengalaman mereka ketika dipanggil Tuhan dari gelap kepada terang itulah momen yang sangat berharga untuk diceritakan dan disaksikan kepada banyak orang. Itu adalah titik balik utama dalam hidup kita yang akan membawa kita kepada pengalaman selanjutnya yang amat luar biasa, dan setiap orang harus tahu itu agar mereka juga bisa mengalami hal yang sama.

                Bersaksi adalah satu alat yang disediakan Tuhan untuk menjangkau banyak jiwa yang belum mengenal Tuhan. Ketika orang-orang itu melihat hasil yang diberikan Tuhan kepada hidup anda, maka setidaknya mereka akan bertanya bagaimana caranya anda bisa menjadi seperti hari ini. Dan anda dapat mulai menceritakan lebih lanjut apa yang selama ini sudah Tuhan lakukan bagi hidup anda. Apa yang anda alami akan memotivasi orang tersebut untuk mau mengenal Tuhan lebih dekat.

                Banyak orang baru percaya kalau sudah melihat. Itulah fungsinya kita yang sudah lebih dahulu dipanggil ke dalam terang itu. Dan itu juga fungsinya mengapa Tuhan mengingatkan kita agar kebaikan kita diketahui oleh semua orang karena hari Tuhan yang sudah semakin dekat. Maksudnya adalah supaya makin banyak orang yang dapat ditarik ke dalam Tuhan. Filipi 4 : 5  Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

                Ingat, saat ini kita sedang berlomba dengan waktu. Ketika kita melakukan bagian kita, maka si naga itu juga terus bergerilya melakukan aksinya. Kalau kita berlambat-lambat, maka celah itu akan semakin lebar terbuka bagi sang naga tersebut. Tapi kalau kita bergegas dan dengan setia melakukannya, maka celah itu akan semakin kecil kita tutupi dengan kesaksian kita.

                Jangan jemu berbuat baik di hari Tuhan yang semakin mendekat ini. Akan ada upah yang menanti kita. Jangan khawatir akan hari esok karena Tuhan senantiasa menyertai kita. Ia akan dengan setia memberikan kasih karuniaNya kepada kita. Tetaplah memberikan dirimu untuk dipakai olehNya, karena apa yang kita berikan akan digantikan oleh Dia berkali lipat ganda. Jangan takut untuk terus maju. Bersaksi dan bersaksi di mana saja anda bisa melakukannya. Kesaksianmu selalu akan jadi berkat buat orang lain, karena di dalamnya ada benih Tuhan. Bukan kuat dan gagahmu, tapi Roh Tuhan yang menjadikanmu bisa menyampaikan kesaksianmu dengan penuh kuasa. Tahukah anda, bahwa hanya dengan kesaksian yang mungkin menurut anda kecil sederhana dan biasa saja, tapi akan bisa menjangkau jutaan orang di luar sana yang belum pernah mengenal Tuhan. Dan sementara anda memberkati mereka, anda sendiripun akan diberkati. Puji Tuhan.

By : Pastor Sariwati Goenawan (IFGF GISI CIBABAT)

 
Designed by vonfio.de