| FREEDOM.......!!!!! |
|
|
|
| Written by sariwati |
| Wednesday, 13 August 2008 13:22 |
|
Kejadian 12 : 41 “Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala pasukan TUHAN dari tanah Mesir.” Akhirnya, setelah dinantikan beratus-ratus tahun, dan entah setelah berapa generasi mereka lewati, pada malam itu...adalah akhir dari penantian mereka. Kebebasan itu tiba. MERDEKA!!! MERDEKA!!! MERDEKA!!! Dan merekapun bersorak sorai dan bertepuk tangan menyambut hari kebebasan mereka. Semuanya menimbulkan suara yang gaduh penuh dengan suka cita sekaligus perasaan tidak menentu. Setelah sekian lama, mereka akhirnya mendapatkan kebebasan yang mereka dambakan. Bayangkan saja, sekalipun kebanyakan mereka dilahirkan di negeri itu, tapi mereka belum pernah mengalami yang namanya ‘bebas’. Mereka tidak bebas dalam menggunakan waktu mereka. Mereka juga tidak bebas menggunakan hak mereka untuk bicara. Mereka tidak punya hak untuk bersenang-senang. Sekalipun mereka diberi makanan, tapi mereka tidak bebas untuk memilih apa yang mereka suka. Juga mereka tidak bebas dalam menentukan kapan mereka ingin kerja atau tidak. Mereka sama sekali tidak punya hak untuk protes dalam hal apapun. Keadaan mereka sangat menyedihkan. Setiap hari, pekerjaan mereka adalah membuat bata dan membakarnya. Mereka diberi target dalam mengerjakannya, sehingga mereka hampir tidak punya waktu untuk beristirahat. Kalau seandainya mereka tidak mendapatkan sesuai dengan target, maka mereka akan mendapatkan pukulan yang tidak main-main. Mereka sudah sering melihat bagaimana para tentara dan pengawas Mesir itu melakukan hukuman kepada saudara mereka. Sangat mengerikan. Pokoknya, tidak ada satupun dari mereka yang menginginkan hukuman itu. Daripada mendapatkan hukuman itu, lebih baik taat dan melakukan seperti yang mereka minta. Itu akan lebih aman bagi mereka. Satu hari, ada seseorang yang katanya adalah saudara mereka, baru saja datang dari tempat jauh. Dan konon kabarnya, dia adalah seorang yang sangat dekat dengan keluarga Firaun. Bahkan pernah dia menjadi anak angkat Firaun. Jadi, dia adalah seorang Israel yang sekaligus juga Pangeran Mesir. Wah, apa yang akan dilakukannya kira-kira ya ? Tidak mungkin dia datang kemari hanya untuk melihat-lihat. Ada kabar burung yang mengatakan bahwa dia pernah melakukan kesalahan sehingga akhirnya dia melarikan diri dari keluarga angkatnya itu. Ya, dia pernah menolong salah satu orang budak yang sedang diberi hukuman. Dan bukan hanya itu, dia malah membunuh prajurit Mesir itu. Dan gara-gara masalah itu dia terpaksa melarikan diri dari Mesir. Jadi, tidak mungkin dia kembali kesini hanya untuk bermain-main. Itu sama saja dengan bunuh diri. Rasanya dia tidak sebodoh itu kan ? Coba kita dengar apa yang akan dikatakannya. Wah, dia menyampaikan satu kabar baik yang memang mereka tunggu-tunggu. Orang itu, Musa namanya, menyampaikan janji Tuhan bahwa Dia akan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir. Coba dengarkan lebih jelas lagi...benarkah begitu ? Ya, benar...bukan hanya perkataanNya yang dia sampaikan, tapi juga dia menunjukkan perbuatan Allah itu dengan membuat beberapa keajaiban dengan tongkat yang dibawanya. Wah, luar biasa sekali (Kejadian 4 :28). Allah Maha Kuasa...maka berlututlah mereka dan sujud menyembah. (Kejadian 4 : 31). Dengan berharap-harap cemas, mereka semua menantikan apa yang akan terjadi berikutnya. Mereka sudah mendengar janji itu, tapi masalahnya..apakah akan semudah itu Firaun mau melepaskan mereka ? Semua orang menjadi tidak tenang hari itu. Ketika bekerja pun akhirnya mereka menjadi tidak dapat berkonsentrasi dan dengan harap-harap cemas mereka menantikan hasil meeting Musa, Harun dan Firaun. Kira-kira, apa yang akan dikatakan oleh Firaun ? The good news is the bad news. Kabar baik tadi, yang seharusnya dapat diakhiri dengan tepuk tangan dan sorak sorai, ternyata malah menjadi kabar buruk. Firaun tidak saja menolak usulan dan permintaan Musa dan Harun, tapi dia juga malah menambah beban kerja mereka. Sebelum hari ini tiba saja, kehidupan mereka sudah cukup berat. Tapi sekarang, setelah ada negosiasi tersebut, Firaun malah mengeluarkan surat ketetapan yang lebih memberatkan mereka. (Kejadian 5 : 6 – 11). Ya, ampun...target tidak berkurang, tapi sekarang mereka malah harus mencari jerami sendiri untuk membakar batu bata itu. Dengan tersedianya jerami saja, terkadang mereka tidak dapat mengejar tenggat waktu itu, apa lagi sekarang ? Supply jerami dihentikan. Seperti petir di siang bolong mereka mendengar keputusan itu. Hapuslah harapan mereka akan kebebasan itu. Semua ini gara-gara dua orang yang sok mau jadi pahlawan itu. Ah, mereka Cuma bisa janji tapi tidak ada buktinya. Mana buktinya ? Ah, kalau mereka tidak coba-coba bicara pada Firaun, tentu nasib kami masih labih baik. Setidaknya kemarin-kemarin itu, mereka sudah terbiasa melakukannya dan tidak ada masalah bagi mereka. Mana dua orang itu ? Biar mereka bertanggung jawab dengan perbuatan mereka ini. Kejadian 5 : 21 “lalu mereka berkata kepada keduanya: "Kiranya TUHAN memperhatikan perbuatanmu dan menghukumkan kamu, karena kamu telah membusukkan nama kami kepada Firaun dan hamba-hambanya dan dengan demikian kamu telah memberikan pisau kepada mereka untuk membunuh kami." Ya, biar mereka tahu apa isi hati kami. Inilah yang sebenarnya. Kami semakin terpuruk sekarang. Apa lagi yang bisa mereka lakukan ? Huh! Mereka benar-benar marah kepada Musa dan Harun. Puji nama Tuhan, Musa tidak menyerah. Sekalipun ia juga merasa sedih dan menyesali hasil yang dia lihat dengan matanya, namun dia tidak mengambil keputusan sendiri. Dia kembali bertanya kepada Tuhan. Kejadian 5 : 22-23 “Lalu Musa kembali menghadap TUHAN, katanya: Tuhan, mengapakah Kauperlakukan umat ini begitu bengis? Mengapa pula aku yang Kauutus? Sebab sejak aku pergi menghadap Firaun untuk berbicara atas nama-Mu, dengan jahat diperlakukannya umat ini, dan Engkau tidak melepaskan umat-Mu sama sekali." Dan ketika Allah menjawabnya bahwa Ia akan melakukan sesuatu terhadap Firaun, maka Musa percaya kepadaNya dan tetap melakukan bagiannya. Ia tetap memegang janji Tuhan itu dan berjalan dengan iman. Dengan tangan kuatNya, Allah membuktikan janjiNya. Ia mulai menunjukkan kuasaNya. Ia mulai mengenakan tulah kepada bangsa Mesir. Namun sampai ke tulah ketiga pun, mereka masih tetap mengeraskan hati dan sama sekali tidak mau membiarkan bangsa Israel pergi. Dan setelah tulah keempat, barulah mulai ada reaksi. Tapi itupun mereka hanya mengijinkan bangsa Israel untuk menyembah Tuhan di dalam negeri Mesir itu. (Keluaran 8 : 25). Dunia ini tidak akan begitu saja mengijinkan kita meninggalkan mereka. Dunia akan berupaya agar setiap orang bisa tetap menjadi miliknya, setidaknya secara kedagingan, semua orang itu tetap menjadi bagian dari dunia ini. Dan ketika tulah ke empat, lima sampai ke tujuh Tuhan turunkan pun, Firaun masih tetap berkeras tidak mengijinkan mereka pergi. Baru ketika tulah ke delapan, Firaun berubah pikiran. Tapi itupun dia tetap berkeras agar hanya sebagian dari mereka yang pergi, yaitu hanya kaum pria. Sedangkan wanita dan anak-anak tidak boleh meninggalkan tempat itu. Ya, seperti itulah cara kerja iblis. Ia akan ijinkan anda dan saya untuk pergi kegereja, tapi masih ada sebagian milik anda yang tidak boleh dibawa. Sebagian itu harus tetap terikat kepadanya. Mengerikan sekali ikatan yang dia lakukan itu. Waspadalah, sobat. Jangan-jangan, hari ini..ketika anda pikir anda sudah berada di gereja dan melayani, anda tidak menyadari bahwa sebagian dari diri anda masih ada dalam kuasa kegelapan. Segera lepaskan diri anda dari dia. Jangan terlambat melakukannya. Anda tahu, Tuhan tidak mau melayani negosiasi sepihak. Ia melancarkan tulah ke sembilan, dan akhirnya ke sepuluh. Inilah tulah terakhir. Seluruh anak sulung bangsa Mesir akan dilenyapkan. Bukan hanya anak sulung manusia, tapi juga anak sulung dari semua hewan yang ada di Mesir akan dilenyapkan. Tuhan tidak main-main dengan keputusanNya. Ia melakukannya dengan sungguh-sungguh. Dan akibatnya, Firaun pun tidak tahan. Ia menyerah. Dengan terpaksa, ia melepaskan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. YAAAAA....PUJI TUHAN!!!! ALLAH MAHA KUASA !!!! Akhirnya...kebebasan itu tiba. Seluruh bangsa Israel pun bersiap-siap, mengangkut seluruh harta milik mereka. Bahkan bukan hanya itu saja, tapi juga mereka mendapatkan jarahan dari harta milik bangsa Mesir untuk mereka bawa. Keluaran 12 : 35 Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain. Dan TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu, sehingga memenuhi permintaan mereka. Demikianlah mereka merampasi orang Mesir itu. Jadi, ada perubahan yang tiba-tiba terjadi pada bangsa Israel. Mereka yang tadinya berada di posisi budak, sekarang mereka orang merdeka. Mereka yang tadinya miskin dan melarat, sekarang mereka menjadi kaya. Dan semua itu terjadi ketika tangan Tuhan terulur memberikan naungan kepada mereka. Penebusan yang Tuhan lakukan atas mereka itulah yang memberikan kebebasan kepada mereka. Kejadian 12 : 41 “Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala pasukan TUHAN dari tanah Mesir.” Mereka keluar dari Mesir dengan tuntunan Tuhan. Tapi iblis tidak begitu saja membiarkan mereka pergi. Ketika Firaun merasa dirugikan, ia lalu mengejar pasukan Israel ini. Di hadapkan pada lautan yang luas, bangsa Israel ini kembali putus asa. Mereka lupa, baru saja mereka bersorak-sorai karena kebebasan mereka. Tapi kini, mereka marah-marah karena mereka melihat jalan buntu. Sementara di belakang mereka ada pasukan Firaun yang mengejar mereka. Tangan Tuhan amat berkuasa. Tidak ada jalan buntu buat Dia. Walaupun dihadapan kita sepertinya ada satu penghalang yang mustahil untuk dilewati, tapi sungguh tidak ada yang mustahil buat Dia. Nyata benar kuasaNya. Dia menunjukkan kemahakuasaanNya. Dia membelah lautan dan membiarkan umatNya melewati lautan itu dengan selamat. Dan bukan hanya itu. Ia juga membuktikan ucapanNya bahwa Ia akan membuat perbedaan antara umatNya dengan orang lain. Ia melindungi umatNya, sementara itu Ia juga menghancurkan musuh mereka. Ia kubur orang-orang Mesir itu di dalam lautan. MERDEKA !!!! MERDEKA !!! Setelah nyata di mata mereka bahwa Tuhan menunjukkan kebaikanNya kepada umatNya, maka merekapun menari dan menyanyi memuji Tuhan. Saya rasa, di hari itu terjadilah KKR pertama besar-besaran di padang gurun bagi Tuhan. Keluaran 15: 20 -21 Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari. Dan menyanyilah Miryam memimpin mereka: "Menyanyilah bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur; kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut." Hari ini, Tuhan mau melakukan hal yang sama bagi anda. Ia datang ke hadapan anda untuk mengatakan bahwa hari ini telah tiba untuk membebaskan anda dari penjajahan si iblis yang ingin mencengkeram dan menjatuhkan setiap anak Tuhan yang berusaha melepaskan diri dari kekuasaannya. Tapi jangan menyerah, karena tangan Tuhan senantiasa menyertaimu. Ia tak pernah rela melepaskan anda ke tangan iblis. Tuhan sangat mengasihi anda. Jadi, tetaplah tinggal dalam iman dan percayamu. Karena Dia akan selalu menjagamu seperti janjiNya kepadamu. Biar kasih Tuhan menjadi jaminan hidupmu. Amin.
By : Pastor Sariwati Goenawan (IFGF GISI Cibabat) |




