Home Kesaksian
RotiHidup.com - Bertumbuh dalam Kristus | Renungan dan Artikel Kristen
Iman Pelipatgandaan PDF Print E-mail
Written by cassia   
Tuesday, 06 May 2008 15:30
Bulan September Tahun 2000 adalah tahun dimana saya menyelesaikan  kuliah S 1, dan pada bulan Oktober saya di terima bekerja di sebuah pabrik garmen. Pada saat itu gaji yang saya terima hanya beberapa ratus ribu rupiah. Rasanya hampir tidak cukup untuk memenuhi segala kebutuhan biaya kost, transport, makan dan kebutuhan lainnya. Namun puji Tuhan, Allah yang Maha Besar selalu memelihara kehidupan saya. Januari 2001, pekerjaan yang saya impikan menjadi seorang dosen menjadi kenyataan dengan sebuah panggilan untuk mengajar di Universitas Swasta yang terkenal di Bandung.  Sebagai dosen kontrak 12 jam, gaji yang saya terima sama besarnya dengan gaji yang saya terima dari perusahaan garmen. Namun waktu yang diluangkan dan suasana kerjanya sangat jauh berbeda, akhirnya saya mengambil keputusan untuk mengajar saja. Terkadang pada saat gajian, saya melirik ke slip gaji rekan dosen yang lebih senior, wow ….menurut saya gaji mereka sangat besar. Saat itu muncul iman di hati saya, kalau mereka punya gaji sebesar itu, Allah saya juga sanggup memberkati saya sebesar nominal tersebut. Saya mulai melakukan langkah iman, saya nekad membayar perpuluhan saya sebesar seperpuluh gaji yang saya inginkan, tiga bulan kemudian, nominal gaji saya mulai bergerak mendekati angka yang saya inginkan dan akhirnya mencapai angka tersebut. Bahkan Tuhan mengangkat saya menjadi dosen tetap dan karir saya terus melesat. Tahun-tahun berikutnya saya juga melakukan hal yang sama, ajaib Tuhan, nominal gaji saya terus mengikuti iman saya akan nominal saya yang bawa ke hadapan Tuhan. Inilah benih iman yang saya tabur, dan saya tahu bahwa saya akan menuainya.

 

 

Last Updated on Tuesday, 06 May 2008 15:33
 
4 KATEGORI ORANG KRISTEN PDF Print E-mail
Written by Nelson Saragih   
Sunday, 07 December 2008 19:48
Kata Kristen memiliki pengertian pengikut Kristus artinya orang yang mengikut Kristus. Kalau kita perhatikan dalam Alkitab, sewaktu pelayanan Tuhan Yesus banyak orang menjadi percaya dan mengikuti Tuhan Yesus. Kemana saja Tuhan Yesus melayani maka berbondong-bondong orang datang dan menyaksikan muzizat yang terjadi sampai-sampai Tuhan Yesus harus menyingkir ketempat yang sepi untuk menghindari kerumunan orang. Namun dari sekian banyak orang yang mengikut Yesus, tidak semua memiliki karakter yang sama. Disini saya kategorikan karakter mereka atas empat kelompok.
Last Updated on Sunday, 07 December 2008 20:05
Read more...
 
PONTIANAK BAGI TUHAN – A REPORT OF MY MINISTRY (AGAIN) PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Wednesday, 04 April 2012 08:20

Matius 28 : 19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

 

Perjalananku berlanjut. Kali ini Tuhan membawaku kembali ke pulau Borneo, atau yang kita sebut Kalimantan. Sebuah pulau yang terhitung sangat luas dan sangat kaya dengan potensi alamnya di Indonesia ini. Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat, merupakan tempat yang cukup panas karena dilalui garis katulistiwa. Berada di tempat ini benar-benar membutuhkan ekstra vitamin supaya tidak tumbang karena cuaca tersebut.

Namun kehadiranku di kota tersebut mempunyai satu misi, yaitu menyampaikan pesan-pesan Tuhan untuk sekelompok anak muda yang akan dipakai Tuhan untuk mengembangkan kota ini bagi kemuliaan nama Tuhan. Tentunya hal ini membuatku sangat bersemangat.

Memang undangan untuk memimpin retreat pemuda di Pontianak ini sudah diatur sejak jauh hari. Dan aku secara pribadi sudah mendoakan dan merenungkan bahan apa kira-kira yang akan aku bawakan disana. Namun tetap saja ada banyak kejutan di sepanjang prosesnya, sehingga terjadi berbagai perombakan di sana- sini yang tentunya tidak mudah juga.

Membawa anak-anak itu mengenal dan mencintai Tuhan adalah misi utamaku. Selain itu tentunya bagaimana mereka semua mulai dibangun untuk membangun impian di dalam kehidupan mereka, dan mengajarkan tentang pembuatan rencana-rencana ke depannya dan bagaimana mereka mulai disiplin mengerjakan pe-er mereka untuk membangun semua itu. Dan hasilnya? Tuhan memberiku enam judul sesi untuk retreat yang sangat luar biasa dan dahsyat.

Ketika aku mendapatkan enam judul tersebut, aku sendiri melihatnya dengan penuh semangat dan keyakinan bahwa hal ini luar biasa. Aku merasa sangat bersemangat. Terlebih lagi ketika aku mendapatkan uraian dari semua itu, dan aku melihat bagaimana Tuhan menuntunku untuk mengenal diriNya lebih dalam lagi. Aku bisa merasakan bahwa Dia punya rencana tersendiri atas anak-anak muda di kota ini.

Apa yang aku rasakan itu menjadi kenyataan ketika aku mulai menyampaikan sesi demi sesi itu kepada mereka. Bahkan sejak sesi pertama, ketika disampaikan tentang talenta dan kondisi kapak yang bisa jadi sudah lama tidak dipakai dan dipertajam, hampir semuanya merasa ditegur dan mengakui bahwa sudah lama mereka tidak membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan. Dan ketika altar call mereka maju dan membuat komitmen yang baru di dalam hidup mereka.

Setelah sesi ke dua dan ke tiga di sampaikan, hampir semuanya menyampaikan kesan mereka bahwa ini bukan retreat yang biasa. Mereka benar-benar merasa ditegur, diajar dan disegarkan kembali. Karena itu saya bisa memperhatikan bahwa hampir tidak ada yang merasa mengantuk. Bahkan sepertinya kalau memungkinkan, mereka tidak akan berkedip supaya tidak kehilangan satu bagianpun dari apa yang saya sampaikan. Hehehe…saya sangat termotivasi melihat kesungguhan mereka.

Demikianlah sesi demi sesi disampaikan, dan semuanya merasakan satu unity yang luar biasa, dan hampir setiap peserta benar-benar mengalami pemulihan. Ada semangat baru dalam mencintai Tuhan, mereka dipuaskan dan benar-benar dibangun dalam memuji dan menyembah Tuhan. Waahh senangnya melihat dan mendengar mereka menyembah Tuhan. Aku yakin Tuhan Yesus benar-benar disenangkan dengan semua itu. Dahsyat dan sangat tulus.

Read more...
 
ALLAH PEDULI DENGAN PERNIKAHAN ANDA PDF Print E-mail
Written by Pdt. Dr. Jusak Karijanto   
Saturday, 29 November 2008 07:27

Ayat Nats: Yohanes 2:1-11.

Yesus sebelum masuk dalam pelayanan-Nya, DIA telah hadir ditengah2 pernikahan di Kana (Yoh.2:1-2).

Peristiwa ini bukan kebetulan telah menunjukkan bahwa Tuhan Yesus sangat peduli dan senang hadir di dalam setiap rumahtangga orang percaya.

Dan apabila Yesus hadir ditengah2 rumahtangga anda, maka DIA siap untuk mengubah setiap krisis menjadi kelimpahan (Yoh.2:1-11).

Sebab Yesus amat mengasihi setiap pernikahan, sehingga walaupun ”waktunya belum tiba” (Yoh. 2:4b), DIA tetap bersedia menolong setiap krisis yang anda alami dalam rumahtangga anda secara ajaib (Yoh.2:7) dan mengubahnya menjadi kelimpahan (Yoh.2:10-11).


Read more...
 
DILATIHNYA AKU BERPERANG PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Wednesday, 14 March 2012 09:13

Mazmur 57:2 Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.

Impianku cuma satu, yaitu diam di rumah Tuhan seumur hidupku dan menikmati baitNya. Aku tidak tahu bagaimana dengan kalian, tapi keinginanku itu selalu melekat di hatiku. KehadiranNya sangat penting bagiku. PenyertaanNya itulah yang menjadi kekuatanku.

Aku tahu saat ini aku sangat terkenal. Hampir setiap orang di dunia ini mengenal namaku dan mengetahui perjalanan heroikku. Ya, aku senang dengan semua itu. Tapi bagiku itu semua tidak akan ada artinya kalau aku jauh dari hadiratNya.

Perjalanan sejarahku memang luar biasa. Kemenangan demi kemenangan, bahkan di dalam semua himpitan yang aku rasakan secara fisik dan mental, toh aku masih tetap mengalami kejayaan. Kalau ada yang menanyakan perasaanku saat itu, aku akan berkata…yaa.. aku senang mengalami semuanya itu. Tapi aku sangat menyadari bahwa ada tangan ajaib yang senantiasa menuntunku di setiap peristiwa itu. Dan ‘tangan’ itulah yang membawaku dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lain.

Berbeda dengan pendahuluku (Raja Saul – maksudku), aku bukanlah orang yang dilatih untuk berperang. Raja Saul begitu gagah dan berkarisma, sebaliknya tubuhku sangat kecil jika disejajarkan dengan beliau. Dan justru karena kesadaranku akan kelemahanku itulah yang membuatku harus makin bergantung pada ‘tangan’ yang ajaib itu.

Ketika bapakku Isai memanggilku dari padang rumput ketika nabi Samuel datang dengan tiba-tiba ke rumah kami, aku tidak pernah mengira bahwa aku dipanggil untuk sebuah peristiwa lain yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya.

Setiap hari aku pergi ke padang bersama dengan domba-domba bapakku yang tidak seberapa jumlahnya. Sementara kakak-kakakku pergi ke medan peperangan. Pakaian mereka tampak gagah di mataku. Adakalanya akupun ingin seperti mereka satu hari nanti. Tapi apa daya, aku masih terlalu muda. Tubuhku pun tidak menunjang untuk pekerjaan besar seperti itu.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 62
Designed by vonfio.de