Home Artikel Rohani Pengajaran 4 PANGGILAN UNTUK MENGUBAH KRISIS MENJADI ANUGERAH
4 PANGGILAN UNTUK MENGUBAH KRISIS MENJADI ANUGERAH PDF Print E-mail
Written by Rev. Agus Pitarto   
Friday, 10 October 2008 21:52

Galatia 3:28 - 29

28 Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.

29 Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

 

Semua orang “percaya” adalah juga keturunan Abraham jadi berhak atas janji-2NYA dan juga kita memiliki kesamaan untuk dapat mengubah KRISIS menjadi ANUGERAH dalam hidup kita. Belakangan ini krisis melanda dimana mana … saya berharap kesempatan ini kita tidak menjadi bingung, bimbang dan takut melainkan kita dapat mengerti apa yang harus kita lakukan sehingga krisis itu berubah menjadi Anugerah dalam hidup kita.

 

Kejadiah 12:1-3

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

·         Panggilan yang pertama : adalah panggilan untuk meninggalkan hidup yang lama.

Tinggalkan hidup lama dan memiliki hidup yang baru yaitu hidup yang dipimpin oleh Allah (saat itu abram hidup pada lingkungan yang tdk baik, tdk berkenan pada Allah. Untuk Abram bisa mengalami mujizat maka Abram harus menempuh hidup yang baru yang dipimpin oleh Allah).

Banyak orang yang “percaya” emang sih setia datang di kebaktian, namun hidupnya masih tetap dikuasai dengan segala keinginan pribadinya bahkan dia mengatur hidupnya sendiri. Juga tidak sedikit orang percaya yang memilah Firman, maksudnya kalau dia senang ya…. Amin, tapi kalau dia ndak senang ya berkata “itu bukan buat saya” dengan lain kata secara lahiriah bertobat, mungkin emang mengakui dosanya tapi saying karena setelah itu dia tetap hidup sama seperti tidak menerima Kristus. Di bagian Alkitab yang lain berkata : “hidupku bukannya aku lagi, tapi Kristus dalamku” bahkan parahnya nih…. Ada sebagian orang ketika percaya bukannya hidupnya menyesuaikan dengan Firman tapi Firman yang disesuaikan dengan hati dan kehidupannya. Bukan kita mengabdi pada Tuhan tapi justru sebaliknya Tuhan harus mengabdi pada kita, seihingga kalau yang Tuhan berikan tidak seperti yang kita kehendaki maka kita merajuk dan ngedumel sambil bersungut – sungut. Bukankan hal ini lazim terjadi ? ha5X kalau kita mau hidup kita sungguh berarti bahkan KRISIS berubah menjadi ANUGERAH ….. hal ini HARUS DITINGGALKAN …. They Kingdom Come They will be done, semua orang yang percaya YESUS dipanggil untuk LAHIR BARU “Yang lama udah mati dikuburkan dan yang baru udah terbit”

·         Dipanggil dengan panggilan iman.

Panggilan IMAN adalah penggilan untuk menjadi & melakukan hal-2 yang besar, Abram dipanggil untuk mempercayai bahwa bersama dengan Tuhan dia sanggup melakukan hal – hal yang tidak mungkin. Hal ini dapat kita lihat ketika Abram menerima janji Tuhan dan berangkat seperti yang Tuhan perintahkan pada dia yaitu untuk meninggalkan hidupnya yang lama, sebenarnya dia belum punya anak satupun (mandul) bagaimana bisa menjadi bangsa yang besar dan keturunannya seperti bintang dilangit dan pasir dilaut? Hal ini tidak mungkin! Tapi untuk Abram bisa mengubah KRISIS (masa pahit) dalam hidupnya dia dipanggil oleh Tuhan dengan panggilan untuk mempercayai bahwasanya dia bisa menjadi dan melakukan hal – hal yang besar (dari mandul ke berketurunan tu besar lo… red) yang saya sebut dengan panggilan iman. Pada kehidupan semua orang percaya juga sama, kalau kita mau hidup dalam AnugerahNYA kita memang harus hidup dengan panggilan iman. Suatu contoh saja, ketika kita sakit maka Firman berkata “oleh BilurNya kita jadi sembuh” atau “Orang percaya menumpangkan tangan pada sisakit dan sisakit itu jadi sembuh” coba pikirkan : “Siapa kita?” ndak pernah berlajar ilmu kesehatan ndak juga menekuni ilmu kesembuhan atau kesembuhan alternative kita tapi penumpangan tangan kita menjadi berkuasa…. Kok bisa? Saya dilahirkan dengan berbagai kekurangan dan sakit penyakit sampai dengan SMP kelas 2 saya sangat menderita tapi ketika saya percaya Yesus sengguh-2 …. Puji Tuhan, Tuhan memanggil saya dengan panggilan iman, saya mesti percaya sungguh bahwa Yesus dengan bilurNya menyembuhkan segala sakit penyakit saya, pada suatu titik dimana saya sungguh percaya penuh padaNYA, Halleluyah ….. sungguh sakit sayasembuh total hingga kini saya hidup dalam sehat yang dari TUHAN. Bahkan di firman yang lain dikatakan : “diselamatkanpun hanya oleh iman”

Kalau kita mau mengubah KRISIS dalam hidup kita menjadi ANUGERAH, tidak bisa tidak kita harus hidup dalam panggilan iman “Impossible is Nothing” Berani percaya Tuhan sanggup melakukan segala perkara dan jangan terus berpikir yang negative baik mengenai orang lain, masalah, diri dan hidup kita apalagi Tuhan.

1Petrus 2:9.

 

·         Dipanggil untuk hidup penuh kemenangan.

Ada perlindungan Allah (Aku akan memberkati orang yg memberkati engkau).

2Timotius 2:1.

Umat yang kuat bukan umat yang lemah.

Roma 8:37

Menang terhadap Godaan, tantangan, perjuangan, krisis, permasalahan dan bahkan terhadap segala sesuatu.

 

·         Dipanggil untuk menerima dan menjadi berkat.

Menjadi berkat diulang ayat 2&3 panggilan yang mulia sekali.

Zakharia 8:13.

Apa yang dialami Abram?

Kej 12:10.

Kej 13:1-2.

 

Bahkan hal ini tidak hanya berlaku untuk Abram namun juga menurun ke Ishak Kej 26:1, 12&13

Juga nurun ke Yusuf (saat krisis 7th firaun dpt mimpi -> diangkat dari napi jadi penguasa).

Juga nurun ke Yakub.

 

Salomo.

1Raja 3:5-9

 

 

By : Rev. Agus Pitarto (Gembala IFGF GISI Yogyakarta)

Melayani juga di Radio Sasando, Petra dan Retjo Buntung juga RB TV Yogyakarta.

Juga sebagai Kontributor tidak tetap di RENUNGAN MALAM (Andi Offset).

 

 
Designed by vonfio.de