Home Renungan APA TUHAN BISA AKU SOGOK YA?
APA TUHAN BISA AKU SOGOK YA? PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Saturday, 12 February 2011 07:49

Mazmur 23 : 1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Satu hal yang aku sangat percaya bahwa Tuhan itu sangat baik. Dalam segala perkara, Dia sangat teruji kebaikanNya yang luar biasa. Tapi aku yakin kalau kebaikanNya itu bukan karena siapa kita, tapi karena siapa Dia. Bukankah Dia sendiri yang berkata bahwa “Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.”Mazmur 23 : 3.

Ia melakukan segala kebaikan itu selain karena memang Ia mengasihi kita semua, tapi di atas segalanya Ia sedang mempertaruhkan namaNya sendiri. Ia tidak akan mengingkari janjiNya terhadap kita, dan sekaligus Ia tidak mau mengkhianati namaNya sendiri. Ia tidak mau setiap kita ada yang menganggap rendah kemuliaanNya yang maha dahsyat itu.

Tapi segala kebaikanNya itu seringkali dianggap murahan oleh sebagian orang. Mereka berpikir karena banyaknya kebaikan yang mereka lakukan membuat Tuhan berpaling kepadanya. Padahal bukan karena itu. JanjiNya yang Ia pegang atas namaNya itulah yang membuat Ia selalu turun tangan ketika Ia melihat ada yang menengadahkan tanganNya kepadaNya.

Juga sebagian orang berpikir, ketika mereka memberikan persembahan kepada Tuhan, dan saat mereka mendapat berkat yang berlimpah karenanya, mereka berpikir bahwa begitu mudahnya cara memperoleh kekayaan itu. Seakan-akan Tuhan begitu mudahnya disogok oleh uang yang mereka berikan, alangkah naifnya mereka semua itu. Apakah mereka lupa, bahkan tenaga yang mereka miliki untuk bisa memperoleh semua kekayaan itu juga berasal dari Dia? Bagaimana caranya sekarang mereka berpikir bahwa seakan-akan Dia membutuhkan semua harta yang tak seberapa itu? Langit dan bumi ini dan segala isinya ini adalah milikNya, apakah Dia membutuhkan lebih dari itu? Tidak sama sekali.

Sobat, pagi ini, ketika aku bangun dan merenungkan firman Tuhan, aku tiba-tiba saja diingatkan bahwa kalau kita bisa seperti hari ini, bangun dalam kondisi yang sehat dan penuh berkat, itu sama sekali bukan karena apa yang sudah kuperbuat. Ia tidak bisa disogok dan tidak perlu disogok. Ia melakukannya karena memang Ia mengasihi kita, dan karena Ia memang Allah yang memegang setiap janjiNya. Lakukan yang benar, itu adalah bagian kita. Dan Dia akan menghargai setiap hal benar yang kita lakukan untuk menjadi alasan bagi Dia untuk terus mengasihi dan memberkati hidup kita. Amin. (SG)

 
Designed by vonfio.de