Home Renungan LAGI-LAGI BELAJAR MENGUCAP SYUKUR
LAGI-LAGI BELAJAR MENGUCAP SYUKUR PDF Print E-mail
Written by Susi   
Wednesday, 12 August 2009 10:34

Mungkin anda sudah bosan mendengar kalimat “Belajar mengucap syukur”. Kalimat itu seperti sudah menjadi kalimat klise yang diucapkan orang ketika kita menghadapi suatu hal yang tidak menyenangkan. Mungkin seringkali kalimat itu tidak lagi menjadi suatu kalimat yang menghibur kita di tengah badai kehidupan yang tidak kunjung berhenti. Namun mengapa kalimat itu tetap ada? Kalimat  itu tetap ada, dan akan terus ada, karena itu adalah firman Tuhan.

Apa yang ada di benak anda ketika  membaca firman Tuhan di I Tes 5:18 “ Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu,”. Mungkin anda akan berkata,” Apa yang harus aku syukuri? Aku tidak melihat keindahan sedikitpun dari musibah ini!!” atau ,”Bagaimana aku harus bersyukur untuk masalahku yang tidak kunjung selesai??”.

Namun demikian, firman Tuhan tetaplah firman yang harus kita taati, walau sesulit apapun itu. Dan justru karena sulit itulah mengapa kita harus “BELAJAR mengucap syukur”.

Bagaimana memulai “BELAJAR” mengucap syukur? Cobalah dengan mulai mengingat semua kebaikan Tuhan di dalam hidup kita. Hitunglah setiap hal baik yang ada. Seremeh apapun hal baik yang anda miliki, itu adalah berkat Tuhan bagi anda yang dapat anda syukuri. Bersyukurlah untuk nafas yang anda hirup, untuk kaki yang dapat melangkah, mata yang dapat melihat, baju yang melindungi tubuh, sesuap nasi yang mengisi perut,dll.

Semakin banyak hal “remeh” yang dapat anda syukuri, maka akan semakin mudah bagi anda untuk MENGUCAP SYUKUR di tengah badai hidup. Sehingga anda tidak akan lagi berkata ”Aku akan mengucap syukur BILA segala sesuatu berjalan dengan baik,” Namun anda akan dapat berkata,”Aku akan mengucap syukur MESKIPUN segala sesuatu tampaknya belum berjalan dengan baik,” 

 
Designed by vonfio.de