Home Renungan SKETSA LUKISAN HIDUPKU
SKETSA LUKISAN HIDUPKU PDF Print E-mail
Written by sariwati   
Tuesday, 03 May 2011 18:57

Roma 1:20  Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

 

Seperti sebuah sketsa lukisan, kadang aku melihat kehidupanku dilukis dihadapanku sedikit demi sedikit oleh tangan sang Masterpiece. Dan aku tahu pasti bahwa lukisan itu belum selesai.

Guratan-guratan yang Dia buat benar-benar membawaku ke satu tahap demi tahap yang sangat mengagumkan. Lihat saja bagaimana Ia bisa membuat guratan di dalam kehidupan sebagai seorang ibu bagi dua anak-anakku. Sungguh membuatku terpesona. Bagaimana melihat mereka dalam pelukanku, merasakan kehangatan mereka mendekapku dengan dua lengan kecil mereka. Dan ketika dua pasang mata itu menatapku dengan penuh cinta, sungguh memberikan inspirasi yang sangat luas artinya bagiku. Mami...sebuah panggilan kehormatan yang kuterima dari mereka, selalu keluar dari bibir mereka yang mungil dan penuh dengan cinta yang mendalam.

Background warna-warni yang mewarnai latar belakang guratan itu sungguh membawaku ke satu pengertian bahwa hidup ini begitu penuh dengan rasa dan pengalaman yang luar biasa. Semuanya itu begitu indah tak terkira. Sebagai pemegang peran utama dalam lakon hidupku sendiri, aku senang karena Dia memberiku banyak kesempatan untuk memberikan inspirasi dalam lukisan itu. Dan bersyukur bahwa Sang Artis itu senantiasa mengerti apa yang menjadi impian dari tokohnya itu. Bahkan sambil menggoreskan tiap warna dan bentuk itu, tak lupa Ia selalu memberikan sentuhan akhir yang prima, lengkap disertai dengan lagu yang sesuai dengan gerak langkahku.

Bapaku , sang Masterpiece itu memang bukan pribadi yang melakukan dengan asal. Setiap sentuhanNya selalu punya makna tersendiri. Ia selalu punya alasan dibalik setiap keputusanNya. Kedalaman pikiranNya tidak akan pernah bisa kita mengerti, tapi di akhir setiap hasilnya, kita akan dibuatNya heran dan kagum akan semuanya.

Teman, lukisanku belum lagi selesai hari ini. Masih ada banyak hal yang hendak Dia taruh dalam lukisan itu. Aku suka dengan gayaNya dan suka dengan segala hal yang Dia taruh sebagai penyemarak hidupku. Aku melihat, sekalipun kadang ada tonjolan-tonjolan yang saat dibuat sangat menyakitkan bagiku, tapi ketika aku tahu maksud karya itu, aku melihat bahwa semuanya itu sungguh indah untuk keseluruhan hasil lukisan itu.

Kini aku sangat menyadari, bahwa di balik semua rasa sakit itu, Dia menaruhnya bukan untuk menyiksaku, melainkan karena Dia tahu bahwa semua itu akan menambah keindahan dari seluruh pemandangan lukisan yang terbentang di hadapanku. No matter what, I love Him so much, my maker, my lover, my creator, my redeemer. Jesus Christ the Lord.

By : Ps. Sariwati Goenawan – IFGF GISI Bandung

 
Designed by vonfio.de